Senin, 29 Agustus 2016

MAJALAH HOT

                                         NIKMATNYA DUA MEMEK CEWEK KEMBAR

CASINO - Cerita Sex Terbaru | Ini adalah pengalamanku yang paling mengesankan dan bahkan bisa dibilang paling gilaak
 seumur hidupku. Aku menyetubuhi dua gadis kembar di parkiran mobil sebuah mall. Dan
 gilanya lagi dua gadis kembar ini berjilbab, dan aku mengentot kedua gadis kembar ini
 dalam kondisi mereka masih berjilbab, sungguh sensasi yang sangat gilaaak buatku, namun
 juga sangat indah bisa menyetubuhi memek dua gadis abg berjilbab yang ternyata doyan akan
 Sex itu.



CASINO - Berawal dari aku yang suntuk karena pekerjaanku yang terlalu banyak, aku memutuskan untuk
 keluar kantor dan berniat untuk jalan-jalan. Sebelumnya aku hanya minum kopi di resto
 belakang kantor, namun tiba-tiba muncul ide ku untuk jalan-jalan disebuah mall untuk
 mencari pemandangan gadis-gadis abg yang suka nongkrong di mall. Dan segeralah aku
 bergegas menuju sebuah mall. Dan setelah tak berapa lama, aku sampai dan aku langsung
 masuk di mall tersebut. Aku melihat-lihat sekeliling, ada banyak macam wanita dari
 berbagai jenis, namun belum bisa membuatku tertarik. Banyak juga muda-mudi yang masih
 berseragam sekolah di mall tersebut.
 Dan teruslah aku berjalan-jalan sambil melihat sekeliling, sampai aku merasa bosan karena
 aku tak menemukan apa yang aku inginkan. Kemudian aku singgah disebuah resto, dan aku
 memesan secankir kopi. Di resto aku mengambil HP yang ada disaku celanaku berniat untuk
 menghubungi temanku, namun saat HP sudah ada ditanganku aku melihat kedepan, dari jauh aku
 melihat sosok dua abg berjilbab sedang asik nongkrong sambil bercandaan. Sesaat
 perhatianku pun tertuju kepada dua gadis abg berjilbab itu. Dan segeralah aku kekasir dan
 membayar kopiku dan aku langsung berjalan menuju tempat dimana kedua gadis abg berjilbab
 itu berada.
 “Selamat siang nih adik-adik, lagi pada ngapain nih ??” tanyaku.
 “Siang juga om..” jawab mereka bersamaan sambil tersenyum.
 “Lagi iseng-iseng aja om, abis dari sekolah” jawab yang satu.
 “Om boleh duduk disini gak ?” tanyaku dengan sopan.
 “boleh donk om, silakan” jawab yang satu lagi.
 “Om boleh kenalan kan ??” tanyaku.
 “Hihi…iya boleh donk om…” jawabnya
 “Aku Fara, yang ini saudaraku Vera” jawabnya sambil ternsenyum.

Setelah kuperhatikan kedua gadis berjilbab ini mengenakan aksesoris yang lumayan mahal
 dari bros untuk peniti jilbab mereka, sampai cincin, gelang, jam tangan bahkan handpone
 seri terbaru. Wah keliatannya mereka benar-benar anak-anak dari kalangan atas.
 “Kalian saudara kembar kan ?? berapa nih usianya ??” tanyaku penasaran.
 “Iya om…kita sekarang 17 tahun sebentar lagi 18 tahun”.Cerita Sex Terbaru
 “Oooh…udah gede- gede ya” kataku sambil melirik payudara Fara, uh penisku perlahan lahan
 mengeras, membayangkan bisa meremas2 empat buah payudara dibalik jilbab gadis gadis ini.
 “ya iyalah om, kan udah sma” jawab Vera yang tak sadar apa sebenarnya yang aku maksud.
 “kalian nggak pulang, udah sore begini masak gadis2 cantik seperti kalian masi blum
 pulang”.
 “om bisa aja ah, masi mau minum2 dulu om bentar lagi juga pulang” jawab Fara sambil
 ngobrol.

kuperhatikan kedua gadis ini, walaupun kembar namun aku mulai bisa membedakan antara Fara
 dengan Vera. Fara yang berusia lebih tua beberapa menit dari Vera ini memiliki buah dada
 yang sedikit lebih besar dari adiknya.selebihnya tak ada perbedaan. “Aaah seandainya bisa
 kutelanjangi kedua gadis berjilbab ini, apa mungkin rasa jepitan vaFara 2 orang saudara
 kembar berbeda yah” kataku dalam hati yang sudah penuh nafsu.
 “Kalian udah punya pacar belum ??” tanyaku.
 “Fara udah tuh om, nama pacarnya andi, hihi…”
 “Iiih….apaan sih git, dia tuh cuma temen deket aja juga…” katanya malu.

kulihat ada yang aneh dengan kedua remaja berjilbab ini. Mengapa sepertinya sangat mudah
 akrab dengan orang yang belum dikenal seperti aku. Aku mulai berpikir sepertinya dua gadis
 ini bisa kupakai malam ini. Akupun mulai mengeluarkan jurus mautku.

“Kalian udah pernah pacaran kan ?”
 “Iya udah Om…tapi ya gitu deh namanya juga anak sma.” jawab Vera
 “Umm tapi maaf nih yah, kalian udah pernah begitu belum ??” tanyaku sambil tersenyum
 nakal.
 Fara sedikit kaget “begitu gimana om??”
 “umm begini.. kayak ciuman pelukan, dan main2 itu sama pacar kalian belum” Sejenak mereka
 kaget dengan pertanyaanku lalu Vera balas menjawab
 “Iiiih…om apaan sih…kok nanyanya begituan”
 “Ya kan om mau tau ??” Mereka terdiam sejenak kemudian saling berbisik.
 “Emang bener om mau tau ???” tanya Fara menggoda.
 “Iyha iya dong dik Fara yang cantik” kataku sambil mengedipkan mata sepertinya mereka
 sadar maksud gerak gerikku, lalu dengan tersenyum nakal Vera menjawab.
 “om, kalau mau kita bisa jalan-jalan sama om tapi kaloo…” Vera berhenti berbicara lalu
 mengambil handponnya dan mengetik lalu memberikan handponnya padaku.

Astaga pikirku, inilah saatnya. Saat yang dari tadi kunantikan. Vera ternyata meminta
 sejumlah uang dan persyaratan. Kesempatan ini tak boleh kulewatkan. Akupun tersenyum lebar
 dan jantungku semakin berdegup kencang. Tiba2 aku tersadar suatu hal.
 “eh maaf yah Fara, Vera, kalo kalian mau nemenin om kok kenapa kalian memakai jilbab”
 “oh ini, ini kan ketentuan wajib disekolah harus pakai jilbab om” jawab Fara.

Ooh aku baru menyadari segala sesuatunya, kenapa menjelang malam hari kerja kedua gadis
 berjibab ini masih dipusat perbelanjaaan, kenapa mereka memakai barang2 mahal, kenapa
 mereka mudah sekali untuk diajak ngobrol sampai ke hal2 yang nakal. “ok kalo gitu yuk kita
 pergi, om ke atm dulu ngambil uang saku untuk gadis2nya om” kataku sambil mengedipkan mata
 yang dijawab dengan sedikit tawa dan tatapan nakal. Sekitar jam 6 sore, aku bersama kedua
 gadis berjilbab ini keluar dari mall dan menuju sebuah atm dibasement mall tersebut.
 Ternyata basement tersebut agak sepi, hanya berisi mobil2 dan beberapa supir, tukang
 parkir dan satpam yang sempat memandangku iri, karena aku yang asyik bercanda dengan kedua
 gadis berjiblab ini. Atm tersebut ternyata cukup tertutup, dengan ruangan yang cukup
 besar.
 Akupun mulai mengakses mesin tersebut sambil berbincang2 dengan kedua gadis berjilbab ini.
 Sambil memencet tombol2 aku lirik keadaan diluar, tampaknya posisiku cukup tertutup dan
 tak ada orang yang melihat, ah aku yang sudah tak tahan dari tadi mulai melancarkan
 aksiku. Kedua gadis berjilbab ini berdiri dikanan kiriku, sambil menunggu mesin atm
 bekerja, aku tarik kedua tanganku kebelakang lalu meremas-remas kedua buah pantat Fara dan
 Vera yang kenyal itu.

“ iihh om nakal, masi dibasement juga” jawab Vera dan sebuah cubitan kecil dipinggangku
 oleh Fara.
 “Iya deh iya deh om nggak nakal” jawabku sambil menarik tanganku dari pantat kedua gadis
 ini.
 Lalu kurangkul pinggang kedua gadis berjilbab ini dan menarik mereka kearah tubuhku, uhhhh
 payudara payudara dibalik jilbab kedua gadis berjilbab ini sungguh sama kenyal dan
 nikmatnya.
 “ihhh si om ini nakal banget sih” kata mereka dengan senyum manja.

Lalu tanganku mulai meraba naik kepunggungnya lalu bergeser masuk keketiak mereka
 menyelusup kebelakang jilbab mengikuti alur bh mereka dan menggenggam payudara payudara
 gadis gadis ini yang tidak bersentuhan dengan dadaku.

“iiiiihh si ooomm dari tadi bandel banget sihhh” kata Fara sambil kedua gadis ini mencoba
 melepaskan diri dari genggaman tanganku pada buah dada mereka.
 “duh Fara Vera, jangan begitu dong, ini uangnya” kataku ketika tiba2 mesin atm tersebut
 mengeluarkan uang beberapa juta rupiah.Cerita Sex Terbaru

Akupun mengambil uang tersebut lalu memperlihatkan uang tersebut kepada mereka, tampaknya
 kali ini mereka luluh dan mata mereka tampak berbinar2 melihat uang yang cukup banyak
 tersebut dan mulai tersenyum genit. Akupun dengan nakalnya menyampirkan jilbab Fara dan
 Vera kepundaknya lalu membuka 3 buah kancing paling, dan kulihat yang daritadi membuat
 penisku sangat keras, empat buah payudara gadis smu yang sangat menggemaskan terbungkus BH
 yang sangat sexy dengan jilbab yang menutupi kepala mereka, akupun menyelipkan beberapa
 lembar ratusan ribu rupiah kedalam BH mereka sambil merasakan kenyalnya payudara mereka
 lalu aku lanjutkan dengan meremas-remas payudara montok kedua gadis ini.
 “uhhhh, dada Fara lebih besar sedikit tapi sama nikmatnya dan sama cantiknya dengan Vera,
 om udah bener bener nggak kuat nih, ini uangnya dp dulu yah nanti kalo udah selese nemenin
 om semua uang ini boleh kalian miliki” kataku dengan penuh nafsu. Vera dan Farapun hanya
 tersenyum genit sambil keenakan menikmati remasan demi remasan dan plintiran pada payudara
 dan putting mereka. Tanpa disadari ada orang mengetuk pintu atm. Kami bertigapun kaget
 bukan kepalang, aku baru menyadari ada orang antri menunggu dari tadi. Akupun segera
 menarik kedua tanganku dari payudara mereka, Vera dan Farapun kaget luar biasa dan
 langsung mengancingkan kembali baju mereka dan menjulurkan jilbab mereka untuk menutupi
 buah dada montoknya.

                       KLIK DI SINI UNTUK MELIHAT PHOTO BUGIL FARA DAN VERA

“ih om si, untung nggak dibuka pintunya kan malu om” kata Vera
 “iya deh maaf, tapi om udah nggak kuat nih, kita cari tempat yuk nanti disambung lagi deh
 ditempat om” kataku
 “ih si om, kita cantik sih jadi om nggak kuat deh” kata Fara dan disambut tawa mereka
 cekikian.
 “yaudah, yuk, eh ayo gandeng tangan om dong” bisikku manja kekeduanya kamipun keluar dari
 kotak atm yang sudah ditunggu 3 orang yang mengantri dari tadi.

Mereka tampak kesal namun agak kaget ketika melihat seorang lelaki digandeng dua orang
 gadis ABG kembar yang masih segar dan berjilbab. Ah biarin ajah, emang gua pikirin, akupun
 menarik kedua daun muda yang sungguh menggemaskan ini kesudut lapangan parkir tempat
 mobilku berada yang jauh dari tempat tunggu supir dan satpam. Sambil berjalan kedua lengan
 atasku merasakan lembutnya bagian luar buah dada Fara dan Vera yang terus bersenggolan
 dengan tanganku yang mereka rangkul. Aduh sungguh nikmat rasanya, batang penisku semakin
 tak kuat ingin segera menikmati kedua gadis kembar ini. Gedung parkir di mall ini hanya
 setengah mobil kebawah yang tertutupi tembok, selebihnya hanya ditutupi oleh kawat2 besi
 sehingga walaupun gelap namun samar2 bisa terlihat dari luar gedung parkir. Ide gilapun
 muncul dikepalaku aku akan menikmati kedua gadis berjilbab ini ditempat terbuka sebelum
 nanti kutelanjangi, kumandikan dan kusabuni setiap inci tubuh mereka dirumahku nanti.
 Setelah sampai disudut tempat mobilku diparkir akupun mendorong perlahan kedua gadis
 berjilbab ini hingga bersandar ditembok dengan kedua tanganku menekan sebuah payudara Fara
 dan Vera. “Fara, Vera, kita main disini dulu yuk, kan gelap nggak ada orang, om udah nggak
 tahan nih, nanti uang jajannya om tambah deh, tapi nanti malem main kerumah om dulu kita
 main2 lagi, besok pagi baru om anter kesekolah, gimana?” Vera dan Fara hanya berpandangan
 lalu salah satunya mengangguk, “boleh om tapi ati2 yah kalo ada orang, kan malu om
 diliatin orang” akupun tersenyum dan tanpa basa basi langsung kusampirkan jilbab Fara dan
 Vera, langsung kubuka kancing2 bajunya dan kubuka seragam sekolah mereka, dan langsung
 kulepas BH mereka, kulemparkan bra mereka kejok belakang mobilku lalu kupakaikan kembali
 baju seragam mereka tanpa kukancingi lagi, sungguh indah tubuh saudara kembar ini.
 Dengan jilbab putih yang masih mereka kenakan dan payudara yang putih dan empat buah
 putting berwarna coklat yang kecil sungguh indah sekali, akupun tak mampu menahan nafsuku,
 segera kumainkan empat buah payudara gadis kembar ini bergantian, dari remasan, plintiran
 pada puting2 payudara mereka hingga hisapan hisapan dan giVeran2 kecil membuat mereka
 menggelinjang mendesah menikmati permainanku. Lalu kuhentikan permainanku, kuperintahkan
 kedua gadis ini untuk mengangkat kedua roknya perlahan. Pelan-pelan kulihat kaki mungil
 mereka yang dibungkus sepatu dan kaus kaki menutup betis mereka, lutut, dan aww, paha paha
 yang putih dan mulus lalu kemaluan yang masih tertutup celana dalam putih yang tipis. Aku
 sungguh tak kuat, langsung kutarik turun celana dalam mereka dan kupandangi vagina Fara
 dan Vera yang kecil karena umur mereka yang masih 16 tahun. Kuambil celana dalam mereka
 dan kulemparkan ke jok belakang mobil. Lalu kututup pintu mobilku.

“Lho om kok kita nggak dimobil om ajah, kan takut ada yang ngeliat om” kata Vera khawatir
 dengan keadaanya yang berjilbab namun baju seragam yang terbuka yang memperlihatkan dua
 buah payudaranya yang menggantung sambil mengangkat rok sampai pinggang yang
 memperlihatkan vaginanya. “Nggak papa Fara, nanti kamu tau, jauh lebih nikmat rasanya kalo
 ditempat begini lho” kataku sambil menarik kedua gadis itu dan kusuruh duduk dikap depan
 mobilku yang posisinya didinding lapangan parkir, yang hanya tertutup jeruji2 besi dan
 tampak dari luar samar2. “iii om malu” jawab Vera sambil duduk dan menutup rok dan bajunya
 sambil melipat tangan didadanya. Tampak didepanku dua orang gadis kembar berjilbab yang
 siap kunikmati beberapa saat lagi, disebuah gedung parkir, dan gilanya lagi walaupun agak
 gelap tapi pasti secara samar2 terlihat dari jalan raya diluar gedung.

Tanpa memperdulikan ucapan Vera akupun menarik kepala kedua gadis berjilbab ini dan
 mencium bibir merkea bersamaan, ah nikmat rasanya saat mencium mereka bersamaan. Tampaknya
 mereka menyukainya, lalu tanpa basa basi kuangkat rok sekolah Fara dan kujilat2 vaginanya,
 juga tangan kananku masuk kedalam rok diantara kaki Vera dan mengelitik vagina dan
 klitorisnya sambil aku memuaskan kakaknya. Kedua gadis berjilbab ini hanya bisa
 menggelinjang dan mendesah pelan, perlahan nafsu mulai merasuki keduanya yang tampaknya
 sudah tak malu lagi dan mulai meremas remas payudara mereka sendiri. Kurasakan cairan
 mulai membasahi vagina kedua saudara kembar ini. Akupun semakin tak tahan, langsung kubuka
 celanaku dan mengeluarkan penisku dan kumasukkan kedalam vagina Fara sambil terus
 mengaduk2 vagina Vera dengan 3 buah jariku.Cerita Sex Terbaru

Ahh penisku serasa dipijit2 didalam vaginanya. Walaupun sempit tapi ketika mulai kusodok
 pelan2 serasa tak ada yang menghalangi, ternyata Fara sudah tidak perawan lagi, begitujuga
 dengan Vera yang sedari tadi pasrah penuh kenikmatan dengan tiga buah jariku divaginanya.
 Akupun dengan cepat memajumundurkan penisku didalam vagina Fara bergantian dengan Vera.
 Wajah mereka yang terbungkus jilbab sungguh tampak menggemaskan membuatku semakin bernafsu
 meremas2 payudara2 mereka. Aku memerintahkan kedua saudara ini untuk menunduk dan bertumpu
 pada terali2 besi gedung parkir. Kuangkat rok panjang mereka dan kulipat dan kuselipkan
 dipinggang mereka, sehingga dengan bebasnya aku bisa melihat pantat, vagina dan bagian
 kaki gadis gadis ini.Mungkin karnea kedua gadis kembar ini belum orgasme mereka tampak mau
 melakukan apa saja asalkan terus kuaduk-aduk vagina mereka. Mereka tak malu walaupun
 samar-samar terlihat dari jalan raya didepan gedung parkir ini. Akupun semakin bernafsu
 dengan menyodokkan penisku kedalam vagina Vera dan Fara bergantian dari belakang sambil
 kutarik jilbab mereka yang membuat mereka mendongak keatas sambil menikmati hentakan demi
 hentakan penisku dilubang vagina mereka secara bergantian.
 Tak lama kemudian Fara merintih2 “om oomm remes payudaraku yang keras, terus masukin
 penisnya cepetan sedikit aku udah nggak tahan mau keluar” akupun yang memang penuh nafsu
 segera menuruti permintaan Fara, kucengkram kedua payudaranya dari belakang, dan
 kupercepat hentakan penisku jauh lebih dalam kelubang vaginanya.yang membuat Fara semakin
 menjerit2 kecil menikmatinya. Tiba2 dari jauh kulihat seseorang haltebus yang mengarah
 kegedung parkir diseberang jalan tampaknya melihat adegan yang kulakukan, dan Fara
 walaupuan daritadi merem melek menikmati permainanku menyadari ada seseorang yang ikut
 menikmati tubuhnya dari jauh. “om ada orang tuh dihalte ngeliatin kita, tapi aku udah
 nggak kuat om dikit lagi mau keluaarr. Ah biarin ajaaaahhh…” jawabnya yang tampak semakin
 bernafsu karena dilihat orang tersebut.

Akupun semakin bernafsu mempertontonkan adegan mesra ini keorang tersebut yang semakin
 membuatku terpacu.tiba2 “ahhhh ahhhh ahhh” Fara merintih dan kurasakan vaFaranya
 mengeluarkan cairan yang sangat banyak dan akhirnya Fara terdiam lemas walaupun aku tetap
 memacu penisku kevaFaranya. Akupun menghentikan aksiku. “duh om udah nggak kuat, om
 lanjutin sama Vera aja yah..” katanya dengan tersenyum penuh kepuasan. “Iyah nggak papa
 sayang,tapi kamu disini aja ya temenin om main dengan adikmu ini” kataku sambil
 menjulurkan rok Fara sehingga menutupi bagian bawah tubuhnya lalu kubalikkan tubuhnya
 kucium mesra, dan kupandangi adiknya. “ihh omm kan udah sama kak Fara tadi, aku dicuekin,
 daritadi udah nggak tahan om” katanya dengan cemberut nakal.

Ternyata walaupun payudara Vera sedikit lebih kecil dari kakaknya, namun hasrat Sexnya
 jauh melebihi kakaknya. “Vera juga mau om, ayo cepet tu orang dihalte depan lagi
 ngeliatin, Vera udah nggak tahann ayo omm cepettt” kata Vera memelas. Wah ternyata adiknya
 jauh lebih agresif dan maniak dari kakaknya. Akupun langsung menancapkan penisku kevagina
 Vera dari belakang yang sudah memasang posisi menunduk dengan menumpukan tangannya pada
 jeruji besi didinding gedung parkir ini.sambil kugenjot vaginanya, kuremas2 payudara kiri
 Vera dari belakang dengan tangan kiriku sementara tangan kananku kugunakan untuk memeluk
 Fara sambil mencium bibirnya dan meraba2 payudaranya.tak disangka Vera ternyata begitu
 exebisionis, dalam genjotanku dia melambaikan tangan dan tersenyum genit kepada lelaki
 yang menatap aksi kita dari tadi.akupun tak peduli terus saja kupermainkan vaginanya.

Tapi lama kelamaan aku bosan dengan posisi ini, kubalikkan tubuh Vera, dan kugendong lalu
 kududukkan ditepi kap depan mobil jeepku dan kusandarkan Fara berdiri disampingnya, akupun
 melanjutkan aksiku menancapkan penisku kevagina Vera sambil mencium dan menjilat jilat
 putting payudaranya bergantian dengan mencium bibir Fara kakaknya, sambil tangan kiriku
 meremas2 payudara Fara.ohhh sungguh berlipat2 rasanya menikmati tubuh dua orang gadis
 kembar yang masih mengenakan jilbab putih namun 4 buah payudara mereka terbuka bebas dan
 sedang kujamah, sedangkan vagina Vera sedang kunikmati dengan penisku dan vagina Fara
 sesekali kuremas2 dari balik rok yang kuangkat keatas. Tak lama kemudian, Verapun mencapai
 titik puncaknya,dia menggelinjang dan mendongak keatas sambil memeluk kepalaku diantara
 dua buah payudaranya dengan erat dan tiba2 tiga kali kurasakan semprotan cairan didalam
 vagina Vera bersamaan dengan semprotan spermaku didalamnya.

“aahahhchhhhh ommmm aku ahhhhh” jeritnya… Farapun hanya tersenyum melihat ulah adiknya
 yang sedang dalam titik puncaknya. Setelah beberapa saat kurapihkan pakaian kedua gadis
 kembar ini, kurapihkan rok mereka, lalu kukancingkan kembali baju mereka, kujulurkan lagi
 jilbab mereka menutupi payudara dan vaFara yang kini tak mengenakan bh dan celana dalam.
 “Yuk kita belanja, kita nonton juga yuk, nanti kita lanjut lagi dirumah om yah” kataku
 genit. Fara dan Vera hanya tersipu malu.

Lalu kedua gadis kembar ini kurangkul dan kuajak kedalam mall sambil dengan nakalnya
 kuraba payudara mereka yang kali ini dengan mudah kuplintir dari luar pakaian mereka
 putting yang menonjol dibalik bajunya, namun sengaja ditutupi jilbab mereka agar tak
 ketahuan, namun buah dada buah dada yang tak disanggah itu tampak lebih menggoda bergoyang
 goyang dibalik pakaian mereka walaupun sudah ditutupi jilbab, gesekan demi gesekan dan
 remasan tanganku dipayudara mereka sungguh nikmat, walaupun batang kemaluanku sudah lemas,
 tapi aku masih ingin menikmati tubuh gadis kembar berjilbab ini. Kamipun masuk kedalam
 mall dan mulai jaga image, Fara dan Vera jalan disampingku dengan biasa2 saja agar tak
 terlalu menarik perhatian.. kamipun menuju bioskop dilantai atas dan membeli tiket film,
 tapi sebelum masuk ke bioskop, Vera mengajak kakaknya ketoilet untuk membersihkan sisa2
 cairan vagina dan spermaku yang masih membasahi vaginanya.-CASINO - 

    KLIK DI SINI UNTUK DAPATKAN PIN BBM DAN NOMOR TELEPON FARA DAN VERA

Populer Minggu Ini